Tugas Jurnalistik Investigasi.
Pengemis bermodus cacat
Dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk di Indonesia
seharusnya lapangan kerja semakin
meningkat. Tetapi masih banyak sekali masyarakat di Indonesia yang masih pengangguran, bahkan pengemis pun sekarang
bertambah banyak. Tidak hanya dewasa saja tetapi anak kecil yang masih dibawah
umur juga sudah menjadi pengemis. Teryata banyak juga pengemis yang sudah
memanfaatkan kondisi fisiknya atau modus berpura – pura menjadi cacat. Seperti
di Bandung, menurut Jawapos, Wali kota Bandung Ridwan Kamil mengaku menerima
laporan soal maraknya pengemis diwilayah Kota Bandung, Jawa Barat. Pengemis
yang dilaporkan warganya bermodus pura – pura tidak punya tangan alias buntung.
Tidak hanya di
Bandung, dijakarta pun ada seorang pengemis bermodus tangan buntung, dikutip
dari jakartabisnis.com pengemis itu memasukkan tangan kirinya ke dalam baju dan
kerap meminta – minta diseputar jalan Antasari. Dalam sehari pengemis itu bisa
mendapatkan uang sekitar 400 – 500 rb, memang modusnya tangan buntung supaya
bisa dikasihani orang lain. Ditulis oleh beritadunia.net kasus yang lebih
mengagetkan lagi teryata pengemis berpenghasilan tinggi juga ada, tidak hanya
di Indonesia saja tetapi dinegara lain. Contohnya diurutan pertama seperti di
Amerika serikat, Rusia, Indonesia, Australia, Tiongkok, Arab dan Maroko.
Bahkan Indonesia
menempati urutan ketiga, Indonesia
menjadi salah satu negara yang tidak luput dari pengemis kaya. Di negara ini
pengemis bukan lagi kondisi terpaksa untuk memenuhi kebutuhan makan, namun
menjadi pekerjaa bagi mereka yang memutuskan menjadi pengemis. Bahkan di sini
ada kampung yang warganya memang bekerja sebagai pengemis. Pengemis asal
Surabaya, punya dua sepeda motor, sebuah mobil CR-V, dan empat rumah. Semua itu
didapatkannya dari hasil mengemis. Dalam sehari, Ia bisa berpenghasilan antara
Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per hari. Jika ditotal jumlahnya dalam satu bulan
Rp6 juta hingga Rp9 juta per bulan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar